TINGKAT TOLERANSI BEBERAPA PIPERACEAE TERHADAP CEKAMAN AIR
Abstract
Piperaceae termasuk tanaman yang sering dijumpai dan dikenal masyarakat sebagai tanaman
berkhasiat obat. Penelitian ini bertujuan memperoleh respons ketahanan beberapa spesies
Poaceae akibat dari lama penggenangan. Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Persatuan Rt 004/
Rw 011, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian
dilaksanakan selama 3 bulan yaitu pada bulan Juli – Oktober 2023. Rancangan yang digunakan
dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor
yaitu faktor pertama famili Pipereceae yang terdiri dari 4 spesies dan faktor kedua yaitu lama
penggenangan yang terdiri dari 4 perlakuan. Sehingga didapakan 16 kombinasi perlakuan
diulang 3 kali sehingga didapatkan 48 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 5
tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian kali ini meliputi panjang tunas,
jumlah daun, akar terpanjang, berat kering, warna daun, persentase hidup dan indeks
sensitifitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa respons Piperaceae terhadap penggenangan
ditentukan oleh spesies dan lama penggenangan. Interaksi spesies lada dan lama
penggenangan menyebabkan tanaman stres ditandai dengan penurunan jumlah daun.
Respons sirih dikatategorikan peka ditandai dengan kematian cukup tinggi, perubahan warna
daun dan penurunan jumlah daun akibat penggenangan selama 5 hari. Sedangkan melada dan
cabe jawa termasuk toleran serta lada bengkayang termasuk medium toleran. Melada dan
cabe jawa mampu bertahan hidup mencapai 100% sampai 15 hari penggenangan, sedangkan
lada bengkayang hanya dapat bertahan sampai 10 hari penggenangan. Penambahan
penggenangan sampai 15 hari pada lada bengkayang menyebabkan kematian mencapai 23%.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
